Jaman ospek udah lama berlalu, rasa segan dan takut pada senior waktu
masih maba udah hilang entah kemana. Sekarang kalo udah ketemu senior
sih rasanya biasa aja, ada yang senang, ada yang kesel, bahkan ada yang
udah jadian sama seniornya sendiri. Namun ternyata, sampai saat ini kamu
masih merasa nggak nyaman sama satu senior. Seniormu itu dari ospek
sampai sekarang masih aja galak. Kalo ketemu dia, pengennya sih langsung
ilang aja dari sana daripada kena tatapan dan dengar kata-katanya yang
menusuk hati. Tapi nggak mungkin dong kamu langsung pergi, kelihatannya
nggak sopan banget. Nah, sekarang kita mau berbagi gimana cara aman
ketemu sama senior yang galak.
1.Sok innocent
Senior galakmu itu udah ada di depan mata. Kamu bingung memikirkan
cara agar terhindar dari masalah. Memang rasanya nggak enak kalo ketemu
sama orang yang menatapmu tajam dan ngomong dengan nada yang nggak enak.
Nah, seniormu yang galak sering bertingkah seperti itu. Cara aman
pertama yang bisa kamu lakukan adalah pasang muka polos. Jadilah orang
yang nggak tau apa-apa, pura-pura nggak ngerti. Alasannya tentu aja
untuk mencegah timbulnya masalah dengan seniormu itu. Jika ternyata kamu
ditanyain, terus salah jawab dan akhirnya di omelin, mendingan kamu
pura-pura nggak tahu dan nggak ngerti.
Muka polos juga tidak akan
menarik perhatiannya, sehingga dia nggak akan ingat kalo ternyata kamu
pernah buat salah sama dia atau dia emang nggak suka sama kamu. Muka
polosmu jadi senjata yang membuat dia luluh dan nggak tega buat marah
sama kamu. Semoga yaa..
2.Senyum aja kalee
Suatu saat kamu lagi jalan atau lagi nongkrong di kantin bareng teman
kamu. Tiba-tiba senior kamu lewat dan instingmu sebagai junior pun
muncul. Biasanya nih, kalo sama senior terutama sama senior yang kamu
taksir, kamu akan memberikan senyuman paling indah. Tetapi, gimana kalo
sama senior yang galak? Apa mesti dikasih senyum juga? Jawabannya
adalah: YA. Sebagai junior yang sopan dan orang yang bermoral, kamu
tentunya harus memberikan senyum pada siapa aja, walaupun orang itu
adalah senior galak yang nggak kamu suka sama sekali. Meskipun senyum
kamu itu nggak dibalas sama senior galak itu, kamu tetap harus kasih dia
senyum. Toh, senyum itu adalah ibadah dan bisa membuat mood jadi lebih
baik. Kalo perlu, kasih dia senyumanmu yang paling indah biar seniormu
itu bisa merasa bahagia.
Senyum sama orang juga ada waktunya loh
guys. Misalkan senior galakmu itu lagi bete atau galau lalu dengan
polosnya kamu senyum sama dia. Nah, bukannya dapat senyum balasan kamu
justru dapat omelan dari dia. Kok bisa? Ya iyalah.. Bisa aja dia
beranggapan kamu menertawakan ke-bete-annya atau kegalauannya. Selain
itu, keseringan senyum juga bisa berbahaya karena bisa menguatkan
dugaan kalo kamu udah gila. Hahahaha…
3.Kasih salam
Langkah selanjutnya adalah menyapa
seniormu itu. Nggak mungkin banget kan, setelah memberikan senyuman kamu
hanya berdiam diri dan nggak menyapa dia. Atau kalo kamu memang nggak
bisa kasih dia senyum karena saking gregetnya, kamu bisa menyapa dia aja
dan nggak usah pake senyum. Sapa seniormu dengan ramah dan sopan,
misalnya nih: “halo kak”, “apa kabar kak?” “saya permisi ya kak” dan
sapaan lainnya. Jangan menyapa dengan cara yang lebay ataupun dengan
suara yang diubah sok lembut, takutnya nih seniormu punya persepsi
berdeda dengan cara menyapamu itu. Dengan menyapa, kamu bisa membuka
percakapan dengan seniormu. Kalo dia ngejawab, ya syukurlah. Tetapi,
kalo dia nggak ngejawab, ya udahlah biarin aja. Yang penting kamu udah
usaha.
4.Polos sih.. tapi nggak usah berlebihan
Pasang
muka polos memang bisa menyelamatkanmu dari senior galak. Tapi, kamu
yakin kalo caramu itu akan bertahan lama? Nggak tau lah yaa. Gimana kalo
ternyata muka polosmu itu menarik perhatian si senior galak? Owowow..
jangan mikir yang itu dulu guys. Maksudku itu gimana kalo muka polosmu
itu justru membuat si senior berpikir bahwa kamu emang polos dan akan
mudah ditipu. Bisa aja kan senior yang galak itu malah membully kamu?
Nah! Nah! Kalo jadi gitu, istilahnya jadi udah jatuh, tertimpa tangga
pula.
Kalo dia cuma sendiri sih, kamu mungkin masih bisa melawan.
Tapi, gimana kalo dia main keroyokan dan membully kamu rame-rame?
Olalala.. nggak mau lah. Maka dari itu, kalo kamu mau pasang muka polos
sih boleh-boleh aja asalkan nggak lebay. Ok?
5.Jangan cerewet
Senior kamu udah balas senyum
dan sapaanmu. Dan hebatnya, hal itu berlanjut ke percakapan yang
panjang. Apa yang harus kamu lakukan? Tenang aja dan nggak usah heboh.
Hal penting yang harus kamu tanamkan adalah jangan cerewet, usahakan
untuk menghilangkan sifatmu yang satu itu di depan seniormu yang galak.
Jangan coba-coba jadi orang yang kepo alias ingin tahu semuanya. Tidak
semua orang senang ditanya-tanya, apalagi orang yang galak. Kalo kamu
kebanyakan nanya, bukannya dapat jawaban kamu malah disemprot dengan
kata-kata pedas. juga jangan mencoba menyela perkataannya dan terakhir,
jangan sampe kamu keceplosan. Keceplosan apa? Mungkin aja kamu pernah
melakukan kesalahan sama seniormu itu atau kamu pernah membicarakannya
dengan teman-temanmu. Jika kamu nggak sengaja mengungkit tentang itu,
dijamin kamu akan diteror sama senior galak itu. Dia akan mengungkit
terus menerus kesalahanmu tanpa henti. Sampai kamu capek mendengarnya
dan juga capek minta maaf. Seniormu yang galak itu kini jadi semakin
galak. Aduh.. aduh..
6.Anjing menggonggong, kafilah berlalu
Kamu
pernah berbuat kesalahan pada seniormu atau ada bagian dari dirimu yang
nggak dia suka. Kamu udah coba nanya tetapi nggak digubris sama dia,
kamu bahkan udah minta maaf dengan sungguh-sungguh tetapi masih nggak
digubris. Tiap kali kamu ketemu sama dia, seniormu itu selalu menatapmu
dengan sinis, kadang memandang seperti merendahkan bahkan memaki-maki
kamu. Pasti kesel dong ya, tetapi kalo kamu membalas dia emangnya
masalah bakalan selesai? Nggak mungkin kan? So, meskipun seniormu itu
berkoar-koar sama kamu, kamu nggak usah masukin ke hati. Jangan buat
kata-katanya yang menyakitkan itu masuk dan mengganggu hidupmu yang
tenang. Intinya nih, kata-kata seniormu yang galak itu akan menyakitimu
kalo kamu mengizinkannya menyakiti kamu. Jadi, kalo kamu nggak
mengizinkan, maka kata-kata itu nggak akan menyakitimu.
7.Pura-pura nggak liat
Ini dia tips terakhir kalo
kamu ketemu sama senior galak. Kamu udah malas senyum, malas nyapa,
udah nggak bisa pasang muka sok polos dan nggak bisa ngapa-ngapain lagi.
Langkah terakhir yang bisa kamu lakukan adalah: pura-pura nggak ngeliat
seniormu itu. Anggap seniormu itu makhluk tak kasat mata yang nggak
bisa dilihat dengan mata biasa. Cara paling aman buat pura-pura nggak
ngeliat dia adalah main gadget. Yap! Kalo kamu nggak bisa pura-pura
ngelihat ke arah lain selain ke arah seniormu yang galak. Kamu bisa
pura-pura bermain gadget. Dengan begitu dia akan beranggapan bahwa kamu
benar-benar nggak melihatnya.
Sumber: www.manggamonggo.com
Saturday, April 19, 2014
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 komentar:
Post a Comment