Dalam hidup, diantara lo dan gue pasti mempunyai banyak harapan, tujuan, dan impian. Nah, semua itulah yang bisa hidup jadi berwarna kaya pelangi. Tapi nyatanya, nggak selamanya harapan sesuai apa yang kita mau. Kegagalan pasti akan mengiringi sebuah impian.
Dikehidupan sehari-hari juga gitu, simplenya 'mau dapet nilai dan IP gede, ternyata jauh dari harapan alias ngulang' Mau kuliah di PTN ternyata keberuntungan gak berpihak. Kalo begitu, ngerasa hidup penuh bencana. Sedih? Wajar. Gundah gulana ? Wajar banget. Malah kalo gak kaya gitu patut dicurigain. Nah! Yang berlebihan itu yang enggak wajar,capat atau labat munculah perlahan virus putus asa. Serem! Gak mau kan? Oleh karena itu kita harus tau kenapa sih putus asa itu dilarang?
1.Hopeless
Nah ketika mengalamin kegagalan dan menghayatinya terlalu dalam apalagi lama, muncul rasa hopeless bersiap menghampiri. Akan kehilangan harapan. Yang dimana seharusnya sebuah harapan itu pembangkit hidup untuk bermimpi.
2.Gak percaya diri
2.Gak percaya diri
Gagal sekali dua bahkan ketiga kalinya, lalu datanglah si putus asa yang lama lama kepercayaan diri kita kekikis menjadi enggak percaya diri. Mau bangkit atau kembali memulai ada rasa dimana “ah gak yakin, gak bisa” dan akhirnya mengurungkan yang mungkin itu salah satu kemenangan yang selama ini dinanti.
3.Menyalahkan diri sendiri dan keadaan
3.Menyalahkan diri sendiri dan keadaan
Seorang tokoh psikologi mengatakan “Manusia dilahirkan dengan kecenderungan berusaha mendapatkan keinginannya, harapannya dan kebutuhan hidupnya jika tidak dapat, salahkan diri dan orang lain” dan itu benar ketika kita mengalami rasa putus asa secara perlahan mulai berpikir “kayanya emang gara gara gue, gue gak mampu, gue enggak pinter” atau parahnya dengan putus asa banyak yang menyalahkan keadaan dan orang lain “gara gara itu gue gagal”
4.Jauh dari Tuhan
4.Jauh dari Tuhan
Secara kita adalah makhluk ciptaan Tuhan, secara naluri pasti berharap setiap doa kita terkabulkan, tapi nyatanya setiap doa belum selalu terkabulka. Bukan karena Tuhan jahat hanya saja penundaan yang lebih baik. Tapi nyatanya orang menjadi gelap mata yang akhirnya dibatin ngerasa Tuhan enggak adil, Tuhan enggak ngabulin doa dan ada rasa “ngapain gue begini begitu” lalu akhirnya pelan pelan menjauhi Tuhan karena rasa marah. Hii!!
5.Depresi
5.Depresi
Kelima ini adalah yang paling fatal dari bahaya seorang yang putus asa menjadi depresi. Yang ngerasa mengakhiri hidup lebih baik. Alias berniat untuk bunuh diri. Berapa banyak orang diluar sana karena kegagalan menjadi depresi?
Okelah guys itulah 5 alasan kenapa putus asa itu dilarang. Gimana serem ya? Mudah mudahanan kita termasuk orang yang selalu semangat dan tetap yakin ya!
Okelah guys itulah 5 alasan kenapa putus asa itu dilarang. Gimana serem ya? Mudah mudahanan kita termasuk orang yang selalu semangat dan tetap yakin ya!
Sumber : www.manggamonggo.com

0 komentar:
Post a Comment