Gak semua kisah cinta berakhir bahagia dengan bersatunya 2 tokoh
utama. Karena ada juga kisah cinta yang berakhir karena harus
berpisahnya sang tokoh utama dengan pujaan hatinya. Bahkan ada yang
sampai berakhir dengan tragis. Ini nih kisah-kisah milik Indonesia yang
menceritakan kisah cinta tak sampainya sangan tokoh utama dengan pujaan
hatinya.
1.Kisah cinta roro mendut
Roro Mendut adalah
seorang gadis rampasan perang dan ia dijadikan sebuah hadiah untuk
Tumenggung Wiroguno. Karena kecantikannya, Tumenggung Wiroguno jatuh
cinta kepada Roro Mendut dan meminta Roro Mendut menjadi selirnya, namun
Roro Mendut tidak mau karena dia sudah memiliki kekasih, namanya
Pronocitro. Tumenggung Wiroguno pun marah dan merasa telah dipermalukan
oleh Roro Mendut, lalu ia menghukum Roro Mendut untuk membayar pajak
yang tinggi. Roro Mendut lalu meminta izin untuk menjual rokok linting
agar bisa membayar pajak tersebut. Meskipun telah mempayar pajak,
Tumenggung Wiroguna tidak mau melepaskan Roro Mendut. Sampai akhirnya
Pronocitro memutuskan untuk mengajak kabur Roro Mendut dari kungkungan
tembok Kerajaan Mataram. Hal itu membuat Tumenggung Wiroguno marah, dia
pun bertekad untuk menangkap kembali Roro Mendut. Hingga akhirnya Roro
Mendut dan Pronocitro mati karena tertusuk keris Tumenggung Wiroguno.
Kemudian, Roro Mendut dan Pronocitro dimakamkan dalam satu kuburan.
Walaupun kisah cinta mereka tidak dapat bersatu di dunia, namun kisah
cinta mereka abadi.
2.Dyah Pitaloka.
Kisah cinta Dyah Pitaloka ini
dapat kita baca dari buku perang bubat. Dyah Pitaloka ialah putri dari
Prabu Linggabuana, raja Sundah Galuh. Saat itu belum mendapatkan seorang
suami sehingga membuat Prabu khawatir. Sehingga mereka sering
memperdebatkan mengenai hal tersebut. Hingga suatu hari datanglah
seorang pelukis istana Majapahit yang bernama Saniscara ia bermaksud
untuk melukis Dyah Pitaloka dan dijadikan pilihan untuk menjadi
permaisuri Raja Hayam Wuruk. Tetapi Dyah Pitaloka menolak dengan tegas
hal tersebut, sampai akhirnya dia menyetujui untuk dilukis setelah
Saniscara mengatakan bahwa ia ingin melukis Dyah Pitaloka karena
keindahannya. Hal itu membuat Dyah Pitaloka mengagumi Saniscara, bahkan
mencintainya karena ia berfikir Saniscara adalah lelaki yang berbeda dan
tidak haus akan kekuasaan.
Lukisan itu akhirnya diberikan pada Hayam Wuruk. Hayam Wuruk lalu
memilih lukisan Dyah Pitaloka dan ingin menjadikannya sebagai
permaisuri. Saat Hayam Wuruk pergi melamar Dyah Pitaloka, Gajah Mada
menghalanginya. Ia berencana untuk meminta kerajaan Sundah Galuh untuk
datang ke Majapahit agar mereka memaksa kerajaan itu untuk mengakui
Majapahit. Hayam Wuruk lalu menyetujui rencana itu. Saat pertemuan,
Prabu Linggabuana menolak mengakui Majapahit sehingga terjadilah perang
antara kedua kerajaan tersebut. Karena kekuatan yang sedikit, akhirnya
Prabu Linggabuana terbunuh. Melihat hal tersebut, Dyah Pitaloka turut
membunuh dirinya. Sehingga, Dyah tidak dapat bersatu dengan Saniscara
dan Hayam Wuruk juga tidak dapat memiliki Dyah Pitaloka.
3.Siti nurbaya
Kisah cinta Siti Nurbaya memang
sudah sangat terkenal di Indonesia walaupun bukan kisah nyata. Seperi
yang sudah banyak diketahui bahwa Siti Nurbaya tidak dapat bersatu
dengan Samsu karena ia dijodohkan dengan orang lain. Berawal dari saling
jatuh cintanya Siti Nurbaya dengan Samsu. Namun mereka tidak dapat
bersatu karena Samsu ingin melanjutkan pendidikannya ke Batavia.
Sementara di tempat lain seorang Datuk Maringgi iri dengan Kerajaan
Sulaiman, kerajaan Siti Nurbaya. Karena hal itulah sehingga ia bisa
menjatuhkan Kerajaan Sulaiman dan membuat Kerajaan itu berhutang
padanya. Saat hutang kerajaannya ditagih, Siti Nurbaya mengajukkan
dirinya untuk menjadi istri Datuk Maringgi dengan syarat semua hutang
kerajaannya lunas. Datuk Maringgi menyetujuinya. Setelah hidup bersama,
Siti Nurbaya bisa mengetahui sifat Datuk Maringgi yang buruk, ia
akhirnya melariakan diri ke Batavia dan menemui Samsu. Tapi tidak
bertahan lama karena ia mendapatkan surat yang mengatakan ayahnya telah
meninggal diracuni oleh anak buah Datuk Maringgi dan ia memutuskan untuk
kembali dan sempat mencoba bunuh diri. Hingga akhirnya, Datuk Maringgi
dan Samsu mati setelah perang.
4.Tangkuban perahu.
Ada cerita tersendiri dari
tempat wisata tangkuban perahu. Berasal dari seorang Sangkuriang yang
mencintai Dayang Sumbi. Dayang Sumbi yang mengetahui Sangkuraing adalah
anaknya. Ia ingin mencengah Sangkuriang untuk meminangnya. Dengan
memberi tantangan kepada Sangkuriang untuk membuat sebuah perahu dalam
satu malam seorang diri. Sangkuriang yang dibantu oleh para jin, hampir
menyelesaikan tantangan tersebut. Tetapi Dayang Sumbi juga mengetahui
kecurangan Sangkuriang sehingga berencana membuat suasana seolah-olah
sudah pagi dan menyatakan Sangkuriang telah gagal. Sangkuriang sangat
murka dan menendang kapal yang hampir jadi tersebut dan jadilah
tangkuban perahu.
5.Tenggelamnya kapal Van Der Wijck
Kisah cinta
ini adalah karya Buya Hamka yang kemudian diadaptasi dalam sebuah film
dengan judul yang sama. Dikisahkan tentang cinta Zainuddin dan Hayati
tidak dapat bersatu karena perbedaan adat. Zainuddin lalu pindah ke
Surabaya setelah dikhianati Hayati yang menikah dengan Aziz.
Singkat
cerita, Zainuddin menjadi penulis terkenal dan kaya raya sementara Aziz
dipecat dari pekerjaannya. Hubungan Aziz dan Hayati juga memburuk.
Pada
akhir cerita, Aziz kembali ke kampung halamannya dan bunuh diri. Hayati
yang dalam perjalanan ke Batipuh mengalami kecelakaan, namun di saat
terakhirnya dia bisa melihat betapa Zainuddin masih mencintainya.
Akhirnya, setelah Hayati meninggal, Zainuddin juga meninggal karena
sakit.
Itu deh kisah-kisah tak sampai versi Indonesia. Buat kalian yang
memiliki kisah tak sampai juga, udah deh mending jangan galau, kecuali
kisah cinta kalian setragis cerita-cerita diatas itu.
Sumber: www.manggamonggo.com
Sunday, April 20, 2014
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 komentar:
Post a Comment