Sunday, April 20, 2014

10:00 AM
Gak semua kisah cinta berakhir bahagia dengan bersatunya 2 tokoh utama. Karena ada juga kisah cinta yang berakhir karena harus berpisahnya sang tokoh utama dengan pujaan hatinya. Bahkan ada yang sampai berakhir dengan tragis. Ini nih kisah-kisah milik Indonesia yang menceritakan kisah cinta tak sampainya sangan tokoh utama dengan pujaan hatinya.
1.Kisah cinta roro mendut
Roro Mendut adalah seorang gadis rampasan perang dan ia dijadikan sebuah hadiah untuk Tumenggung Wiroguno. Karena kecantikannya, Tumenggung Wiroguno jatuh cinta kepada Roro Mendut dan meminta Roro Mendut menjadi selirnya, namun Roro Mendut tidak mau karena dia sudah memiliki kekasih, namanya Pronocitro. Tumenggung Wiroguno pun marah dan merasa telah dipermalukan oleh Roro Mendut, lalu ia menghukum Roro Mendut untuk membayar pajak yang tinggi. Roro Mendut lalu meminta izin untuk menjual rokok linting agar bisa membayar pajak tersebut. Meskipun telah mempayar pajak, Tumenggung Wiroguna tidak mau melepaskan Roro Mendut. Sampai akhirnya Pronocitro memutuskan untuk mengajak kabur Roro Mendut dari kungkungan tembok Kerajaan Mataram. Hal itu membuat Tumenggung Wiroguno marah, dia pun bertekad untuk menangkap kembali Roro Mendut. Hingga akhirnya Roro Mendut dan Pronocitro mati karena tertusuk keris Tumenggung Wiroguno. Kemudian, Roro Mendut dan Pronocitro dimakamkan dalam satu kuburan. Walaupun kisah  cinta mereka tidak dapat bersatu di dunia, namun kisah cinta mereka abadi.
2.Dyah Pitaloka.
Kisah cinta Dyah Pitaloka ini dapat kita baca dari buku perang bubat. Dyah Pitaloka ialah putri dari Prabu Linggabuana, raja Sundah Galuh. Saat itu belum mendapatkan seorang suami sehingga membuat Prabu khawatir. Sehingga mereka sering memperdebatkan mengenai hal tersebut. Hingga suatu hari datanglah seorang pelukis istana Majapahit  yang bernama Saniscara ia bermaksud untuk melukis Dyah Pitaloka dan dijadikan pilihan untuk menjadi permaisuri Raja Hayam Wuruk. Tetapi Dyah Pitaloka menolak dengan tegas hal tersebut, sampai akhirnya dia menyetujui untuk dilukis setelah Saniscara mengatakan bahwa ia ingin melukis Dyah Pitaloka karena keindahannya. Hal itu membuat Dyah Pitaloka mengagumi Saniscara, bahkan mencintainya karena ia berfikir Saniscara adalah lelaki yang berbeda dan tidak haus akan kekuasaan.
Lukisan itu akhirnya diberikan pada Hayam Wuruk. Hayam Wuruk lalu memilih lukisan Dyah Pitaloka dan ingin menjadikannya sebagai permaisuri. Saat Hayam Wuruk pergi melamar Dyah Pitaloka, Gajah Mada menghalanginya. Ia berencana untuk meminta kerajaan Sundah Galuh untuk datang ke Majapahit agar mereka memaksa kerajaan itu untuk mengakui Majapahit. Hayam Wuruk lalu menyetujui rencana itu. Saat pertemuan, Prabu Linggabuana menolak mengakui Majapahit sehingga terjadilah perang antara kedua kerajaan tersebut. Karena kekuatan yang sedikit, akhirnya Prabu Linggabuana terbunuh. Melihat hal tersebut, Dyah Pitaloka turut membunuh dirinya. Sehingga, Dyah tidak dapat bersatu dengan Saniscara dan Hayam Wuruk juga tidak dapat memiliki Dyah Pitaloka.
3.Siti nurbaya
Kisah cinta Siti Nurbaya memang sudah sangat terkenal di Indonesia walaupun bukan kisah nyata. Seperi yang sudah banyak diketahui bahwa Siti Nurbaya tidak dapat bersatu dengan Samsu karena ia dijodohkan dengan orang lain. Berawal dari saling jatuh cintanya Siti Nurbaya dengan Samsu. Namun mereka tidak dapat bersatu karena Samsu ingin melanjutkan pendidikannya ke Batavia. Sementara di tempat lain seorang Datuk Maringgi iri dengan Kerajaan Sulaiman, kerajaan Siti Nurbaya. Karena hal itulah sehingga ia bisa menjatuhkan Kerajaan Sulaiman dan membuat Kerajaan itu berhutang padanya. Saat hutang kerajaannya ditagih, Siti Nurbaya mengajukkan dirinya untuk menjadi istri Datuk Maringgi dengan syarat semua hutang kerajaannya lunas. Datuk Maringgi menyetujuinya. Setelah hidup bersama, Siti Nurbaya bisa mengetahui sifat Datuk Maringgi yang buruk, ia akhirnya melariakan diri ke Batavia dan menemui Samsu. Tapi tidak bertahan lama karena ia mendapatkan surat yang mengatakan ayahnya telah meninggal diracuni oleh anak buah Datuk Maringgi dan ia memutuskan untuk kembali dan sempat mencoba bunuh diri. Hingga akhirnya, Datuk Maringgi dan Samsu mati setelah perang.
4.Tangkuban perahu.
Ada cerita tersendiri dari tempat wisata tangkuban perahu. Berasal dari seorang Sangkuriang yang mencintai Dayang Sumbi. Dayang Sumbi yang mengetahui Sangkuraing adalah anaknya. Ia ingin mencengah Sangkuriang untuk meminangnya. Dengan memberi tantangan kepada Sangkuriang untuk membuat sebuah perahu dalam satu malam seorang diri. Sangkuriang yang dibantu oleh para jin, hampir menyelesaikan tantangan tersebut. Tetapi Dayang Sumbi juga mengetahui kecurangan Sangkuriang sehingga berencana membuat suasana seolah-olah sudah pagi dan menyatakan Sangkuriang telah gagal. Sangkuriang sangat murka dan menendang kapal yang hampir jadi tersebut dan jadilah tangkuban perahu.
5.Tenggelamnya kapal Van Der Wijck
Kisah cinta ini adalah karya Buya Hamka yang kemudian diadaptasi dalam sebuah film dengan judul yang sama. Dikisahkan tentang cinta Zainuddin dan Hayati tidak dapat bersatu karena perbedaan adat. Zainuddin lalu pindah ke Surabaya setelah dikhianati Hayati yang menikah dengan Aziz.
Singkat cerita, Zainuddin menjadi penulis terkenal dan kaya raya sementara Aziz dipecat dari pekerjaannya. Hubungan Aziz dan Hayati juga memburuk.
Pada akhir cerita, Aziz kembali ke kampung halamannya dan bunuh diri. Hayati yang dalam perjalanan ke Batipuh mengalami kecelakaan, namun di saat terakhirnya dia bisa melihat betapa Zainuddin masih mencintainya. Akhirnya, setelah Hayati meninggal, Zainuddin juga meninggal karena sakit.
Itu deh kisah-kisah tak sampai versi Indonesia. Buat kalian yang memiliki kisah tak sampai juga, udah deh mending jangan galau, kecuali kisah cinta kalian setragis cerita-cerita diatas itu.

Sumber: www.manggamonggo.com

0 komentar:

Post a Comment