Sunday, September 28, 2014

5:00 PM


Orang-orang bilang, “cinta itu adalah perang”, gak tau orangnya siapa tapi sepertinya banyak orang yang setuju dengan statement semacam itu. Ada lagi statement, “nyesek itu gampang”, nah lho? Iya memang gampang, apalagi kalau punya gebetan terus gebetannya diambil orang,

terus orang yang rebut itu sahabat kita sendiri (mewek). Ngenes sih, tapi ada kejadian begitu, ada. Nah, supaya gebetan gak diambil orang itu sebenarnya ada tips-tipsnya. Berikut adalah 5 tips yang mungkin Agan-Agan dan Aganwati-Aganwati sekalian bisa praktekkan (atau tidak praktekkan, entahlah, pilihan di tangan Anda), yuk mari dibaca:

1. Siapa cepat, dia dapat

Di Era globalisasi ini, semua bisa jadi serba cepat, makanan cepat saji, mi instan, ijazah instan (…). Intinya, kalau mau bertahan di jaman sekarang, harus gesit bro, sis. Kalo memang sudah kesemsem banget sama si gebetan, tembak aja, toh kalaupun nanti ditolak seenggaknya nyeseknya gak karena nyesek gebetan direbut kan? Setidaknya kamu mencoba, masalah ditolak atau diterima itu belakangan lah. Dan ingat, kalau sudah nembak tapi ditolak jangan kepikiran buat nembak diri sendiri atau nembak orangnya secara ‘harfiah’ ya para pembaca yang budiman. Urusannya ribet nanti. 

2. Kode, kode 

Ini berlaku tidak hanya untuk fase PDKT sama gebetan, tapi juga berlaku buat temen-temen atau orang-orang lain yang ada ‘di luar’. Nah lho maksudnya apa tuh? Kadang, orang merebut (atau direbut) karena tak tahu. Jadi usahakan orang-orang yang terlibat dalam usaha anda untuk melepas status jomblo (halah) tau kalau kamu itu sedang berusaha. kamu mungkin bisa mengadakan semacam acara selamatan atau semacam kenduri untuk minta restu supaya PDKT lancar dari orang-orang terdekat kamu, asal jangan sampai undang si dia juga. Nanti bisa-bisa malah sebelum usaha orangnya udah ill feel duluan. Salah sendiri. 

3. Garang 

Maksudnya apa nih?! Tenang, tenang, jangan merasa terintimidasi dulu dengan judulnya. Maksudnya garang di sini adalah, kamu harus tegas ‘menandai’ kalo orang itu adalah gebetan kamu dan tidak ada yang boleh ganggu gugat. Caranya gimana? Ya akrab-akrablah sama si dia, tapi akrabnya penuh niat terselubung begitu. Ribet kan? Sama, yang nulis aja mikirnya ribet. Intinya usahakan kamu menunjukkan diri kamu itu semacam kandidat kuat yang bisa melototin siapa saja yang berani deketin gebetan kamu. Ini bisa dicapai dengan belajar ekspresi antagonis sinetron tiap liat ada orang-orang tak diinginkan deketin gebetan kamu. Dengan begitu, kamu bisa mengintimidasi oknum-oknum tak diharapkan tersebut. Asal jangan sampai kamu ending-endingnya nakutin gebetan kamu sendiri, atau bikin dia eneg.

4. Minta tolong temen terpercaya

Harap digaris-bawahi kata ‘terpercaya’ di sini. Bro dan Sis sekalian bisa kok minta tolong temen supaya update-update info tentang si dia dan bantuin supaya hubungan kalian lancar jaya. Tapi ingat, hanya pilih orang-orang yang sudah sangat kamu percayai dan punya track record yang bagus, macam pilih caleg gitu lah.

5. Berdo’a 

Kalo semua usaha telah dilakukan sedemikian rupa, maka yang tersisa adalah berdo’a dan berharap semoga semuanya super sekali, seperti kata Om Mario Teguh. 
Gimana? Apakah setelah membaca artikel ini kamu merasa lebih pede gebetan gak bakal direbut? Atau malah makin merasa gak pede? Yang penting adalah usaha dan berdo’a, dan jika memang akhir-akhirnya gebetan tetap direbut, ya sudah rapopo. Ingatlah Tuhan bersama orang-orang yang didzalimi. Salam super. zuper


0 komentar:

Post a Comment